Terkait Polemik Hare Krishna, Phdi

RINGTIMES BALI -Terkait beredarnya penolakan oleh masyarakat Hindu Bali terhadap keyakinan Hare Krisna yang berkembang di Bali khususnya dan di Indonesia pada umumnya, yang sempat membuat heboh di media sosial. Weda diturunkan melalui proses yang sistematis, yaitu dari tuhan yang bertempat di lautan susu, melalui telepati mengirimkan pesan2 kepada dewa brahma yng menjadi makhluk hidup pertama dan dikirimkan dewa brahma kepada maha sri2 untuk diwahyukan.

  • Mereka menilai ajaran ISKCON menyimpang dan melecehkan tradisi Hindu di Indonesia.
  • Organisasi Hindu existed di luar Bali, seperti Prajaniti di Banten dan Jakarta, didukung 50 lebih organisasi Hindu di seluruh Indonesia, juga menyampaikan tentangan terhadap ajaran-ajaran ISKCON.
  • Paruman Pandita yang hadir dalam kesempatan ini pun mengharapkan pemegang kebijakan khususnya di Bali bisa mencari jalan keluar sehingga polemik Hare Krishna ini bisa berkesudahan.

Dan bagaimana tuhan turun sebagai awatara atau wujud sebenarnya sebagai krishna saat dunia mengalami keterpurukan akibat merajalelanya adharma? Para dewa akan datang menuju lautan susu dimana tuhan bersemayam sebagai personalitas tertinggi dengan dipimpin oleh dewa siwa dan dewa brahma.

Terpanggil Membangun Desa, Makin Semangat Berkat Dukungan Penuh Keluarga.

Ajaran Hare Khrisna adalah filsafat dan ajaran ketuhanan yang bersumber dari Bhagawad Gita yang penulisannya dipengaruhi oleh aliran Hindu atau depressing darsana, terutama dari aliran Samkhya, Yoga exercise dan Wedanta. Para penganut Hare Khrisna menggunakan Veda sebagai Refferensi untuk menguatkan isi Bhagavadgita sehingga kebanyakan orang berfikir bahwa ajaran Hare Khirsna murni dari Veda.

Disana para dewa dipimpin oleh dewa brahma menyanyikan sloka2 purusa suktha yang berisi 16 sloka dari weda. Yang mana impuls2 itu berisikan pesan2 untuk para dewa diminta untuk lahir di daerah dimna tuhan akan turun ke dunia. Ini adalah cerita ringkas mengenai proses turunnya sri krishna ke dunia sebagai personalitas tertinggi tuhan. Hare Krishna, berarti “Kemenangan untuk Krishna”, sebuah tradisi Caitanya dari sekte Waisnawa yang kembali didirikan oleh Swami A.C. Bhaktivedanta Swami Prabhupada pada tahun 1965 dengan nama resmi “The International Culture for Krishna Awareness” atau ISKCON.

Polemik Hare Krishna, Yayasan Iskcon Diminta Tidak Melakukan Kegiatan Di Ruang Publik.

Lokasi di mana kata “Hindu” terjadi untuk apa beberapa orang merasa pertama kalinya dalam Avesta dari Iran dalam deskripsi negara India dan rakyatnya. Seperti negara agama Zorastrime, kata tampaknya mengambil makna yang menghina. Dan tentu saja sebagai mana Islam menyebar di India, kata “Hindu” dan “Hindustan” menjadi semakin tidak dihormati dan bahkan dibenci di sector Persia, dan lebih menonjol dalam sastra Persia dan Arab setelah abad ke-11. Untuk mengajarkan dan menyemangatkan gerakan sankirtana, atau pengucapan nama suci Tuhan secara beramai-ramai seperti yang disampaikan dalam ajaran-ajaran Sri Caitanya Mahaprabhu. Secara sistematis mempropagandakan pengetahuan spiritual kepada masyarakat luas dan untuk mendidik semua orang dalam teknik-teknik kehidupan spiritual dalam rangka menahan nilai-nilai yang tidak seimbang dalam kehidupan dan untuk mencapai kesatuan yang sejati dan kedamaian di dunia.

Padahal jika didalami Hare Khrisna hanya mengakui Bhagavadgita sebagai otoritas tertinggi. Sebab Ajaran Hare Khrisna hanya mengakui Khrisna sebagai Tuhan tertinggi. Karena itu, Sampradaya termasuk Hare Krishna diusulkan untuk tidak lagi mendapatkan pengayoman dari PHDI, serta menarik buku-buku buku pelajaran dan/atau materi soal agama Hindu, berikut media publikasi lainnya yang di dalamnya terdapat materi yang bertentangan dengan ajaran Agama Hindu. Sementara itu, Kontroversi Hare Krishna mengatakan pihaknya paling pertama keluarkan sikapo tegas terhadap keberadaan ajaran Hare Krishna. ” Sekarang DPRD Bali bersikap yang sama dengan PHDI Bali, yang sebelumnya sudah menginstruksikan kepada PHDI Kabupaten/Kota se-Bali untuk melakukan pengawasan terhadap kegiatan Hare Krishna di luar ashram,” jelas Sudiana saat dikonfirmasi NusaBali terpisah, Senin kemarin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *